In Memoriam Jim Morrison, 1943-1971: Rider On The Storm

Tepat pada tanggal 3 Juli 1971, di Paris, Perancis, jenazah dari penyanyi rock legendaris, sekaligus motor dari salah satu band terbesar di jagat musik rock The Doors, Jim Morrison, ditemukan oleh sang kekasih, Pamella Courson, di dalam bak mandi di apartemennya.
Tidak pernah dilakukan otopsi bagi jenazah Jim, sehingga penyebab kematian nya simpang siur hingga kini. Ada sumber yang menyebutkan dirinya meninggal karena serangan jantung, dan ada juga yang menyebutkan over dosis karena pemakaian obat-obat terlarang lah yang menyebabkan nyawa nya melayang.

Terlahir dengan nama James Douglas Morrison, pada tanggal 8 December 1943, dari pasangan keturunan Skotlandia, dan Irlandia, Clara Clarke Morrison dan George Stephen Morrison, Jim, merupakan anak tertua dari tiga bersaudara pasangan itu, dua orang saudara kandung nya, Anne Robin (lahir pada 1947), dan Andrew “Andy” Lee (lahir pada 1948).

Jim, yang sangat tertarik pada dunia perfilman, memuruskan untuk mendalami dunia perfilman, dengan masuk ke fakultas film di University of California (UCLA), dan menamatkan pendidikan nya pada tahun 1965.

Setelah tamat dari UCLA, Jim, bertemu dengan Ray manzarek, seorang pemain keyboard yang sangat handal, dan juga seorang mahasiswa di UCLA. Kemudian bersama, John Densmore (drum), dan Robby Krieger (gitar), mereka membentuk group band rock, The Doors, pada tahun 1965.

Bersama The Doors, nama Jim, langsung meroket, sebagai seorang rocker, yang juga handal menulis puisi. Hampir seluruh lyric lagu The Doors, adalah hasil karya nya.

Karya-karya fenomenal nya, seperti, “Light My Fire”, “Roadhouse BLues”, “Love Me Two Time”, dll, kala itu memang menjadi suatu hal yang sama sekali baru. Eksplorasi pada alat-alat musik yang menghasilkan bunyi-bunyian aneh, dan lyric-lyric yang kelam, membuat media menyebut musik The Doors, sebagai Rock Psychedelic. Sebuah nama yang bisa menggambarkan musik The Doors, yang jauh berada di depan jaman nya.

Selain kemampuannya dalam menulis lyric indah, dan suara vocal nya yang berat, aksi panggung dari Jim, juga sering menimbulkan kontroversi. Salah satunya ketika The Doors, tampil di Dinner Key Auditorium, Miami, pada tahun 1969. Jim, kala itu seperti nya sudah diluar kontrol akibat minuman keras, dan obat-obatan, dirinya menunjukan bagian tubuh vulgarnya pada para penonton.

Tetapi memang dirinya memiliki kharisma yang sangat dibutuhkan oleh seorang Rock Star. Keberadaan sahabat-sahabat dekatnya di The Doors, juga sangat mendukung. Manzarek, seorang keyboardis handal, yang masih susah di cari tandingannya. Begitu juga dengan Robby Krieger, dan John Densmore, hanya sayang alat musik yang kala itu masih sangat sederhana kurang mendukung eksperimen yang dilakukan oleh band ini.

Faktor keterbatasan alat-alat yang kurang mendukung itulah yang juga di percaya menjadi salah satu faktor, yang membuat Jim, semakin tertekan, karena ide-ide nya kala itu sangat melampaui jamannya.

Pengakuan untuk kemampuan bernyanyinya datang dari berbagai pihak. Salah satunya dari majalah Rollingstone, yang menempatkannya pada tangga ke 47, “100 Penyanyi Terbesar Sepanjang Masa”. Juga dirinya diakui sebagai seorang ikon di dunia musik rock, yang menjadi panutan bagi banyak musisi rock.

Jim, yang ketika meninggal berusia 27 tahun, juga merupakan anggota klub “Forever 27″, bersama Jimmy Hendrix, Janis Joplin, Brian Jones, dan Kurt Cobain. Sebuah klub yang beranggotakan musisi rock yang meninggal pada usia 27.

The Doors, sendiri dimasukan pada Rock n Rool Hall Of Fame, pada tahun 1993. Begitu juga dengan lagu, “Light My Fire”, yang masuk pada Grammy Hall Of Fame, pada tahun 1998, sebagai lagu rock sepanjang masa.

Kontroversi Tewasnya Jim Morrison

IA dijuluki "politisi erotis" yang bercelana kulit, sebelum mengalami depresi berat pada tahun 1971 yang akhirnya memaksanya menyerah kepada kematian.

Versi, yang paling ekstrem menyebutkan bahwa Jim, sebenarnya tidak meninggal, tetapi dirinya sengaja membuat berita kalau dirinya meninggal, untuk menghindari popularitas, dan keramaian, yang memang tidak disukai nya.

Belum ada orang yang tahu apa yang sebenarnya terjadi di lantai empat apartemen di 17 Rue Beautrellis pada pagi hari 3 Juli 1971. Dua orang selain Jim, Pamela dan De Breteuil, waktu itu ada dan tak lama kemudian juga meninggal dunia.

Menurut dokter, Jim meninggal dunia karena serangan jantung. Pamela mempunyai tiga versi berbeda mengenai penyebab kematian Jim: versi kepada polisi, versi kepada teman-teman Jim di Paris, dan satu lagi versi kepada keluarga dan sahabat Jim di AS. Sementara Breteuil kabur ke Maroko tiga hari setelah kematian Jim.

Seorang wartawan musik Perancis, Harve Muller, dalam laporannya mengindikasikan bahwa Jim sudah mati di toilet diskotek Rock And Roll Circus satu atau dua hari sebelum 3 Juli. Apa pun, versi mana pun, penyebab kematian Jim akan sulit direka-reka sampai kapan pun.

Tanggal 2 Juli malam, menurut pengakuan Pamela, mereka pergi ke bioskop, mampir di restoran China, dan pulang ketika hari memasuki tanggal 3 Juli sekitar pukul 01.00. Jim gelisah dan terus menenggak wiski untuk mengurangi rasa sakit.

Ia coba menulis, tetapi tidak pernah fokus. Mereka berdua akhirnya mengonsumsi heroin sembari menyaksikan film delapan milimeter yang mereka buat saat liburan ke Spanyol, Maroko, dan Corsica. Setelah itu Jim memutar lagu-lagu The Doors, termasuk The End yang menjadi hit besar.

Menurut Pamela, sekitar pukul 03.00 Jim batuk-batuk lagi tiada henti-hentinya. Mereka kemudian kembali mengonsumsi heroin. Dan satu jam kemudian, Pamela terbangun karena Jim tiba-tiba bersuara seperti tercekik atau tersumbat oleh sesuatu.

Pamela berusaha membangunkan Jim, namun gagal. Ia menampar muka dan mendudukkan Jim, tetapi ia tidak bangun juga. Akhirnya Pamela mengeluarkan tenaga sekuat-kuatnya memukuli Jim, barulah pacar kesayangannya itu terbangun.

Jim yang kesakitan segera pergi ke toilet. Di bak mandi, Jim berendam. Pamela menganggap Jim sudah tenang. Namun, sekitar fajar Pamela tidak lagi mendengar suara apa pun dari kamar mandi itu.

Ketika ia memasuki kamar mandi, wajah Jim tenang. Ia seperti tidak menderita walaupun mulut dan hidungnya berdarah. Pamela sempat panik, namun belakangan sadar sepenuhnya bahwa Jim telah tiada.

Kepada polisi Pamela berbohong karena semua narkotika di apartemen itu dibuang ke toilet. Dokter yang datang bersama polisi heran bukan main Jim bisa tewas karena tubuhnya relatif sehat, kuat, dan tidak mengalami penyiksaan.

De Breteuil yang ditelepon Pamela sebelum polisi datang ketakutan dan langsung kabur ke Maroko. Pasalnya, ia khawatir narkotika yang dikonsumsi Jim akan berhasil dilacak polisi karena ia yang menjual barang haram itu.
Singkat cerita, tidak ada yang tahu apa penyebab kematian Jim. Belakangan banyak penggemar yang baru sadar bahwa Jim bisa jadi tewas karena overdosis setelah Pamela mengalami nasib yang serupa tahun 1974.

Ada pula spekulasi yang menyebar luas yang mengatakan bahwa Jim dibunuh di kamar mandi tatkala Pamela tertidur pulas. Pembunuhan itu dikaitkan dengan De Breteuil, mantan pacar Pamela, yang mungkin cemburu kepada Jim.

Apakah agen rahasia AS yang melenyapkan nyawa Jim, yang dianggap sebagai penyebar kebencian terhadap Presiden Richard Nixon? Semua tahu, bintang-bintang rock besar seperti Jim atau John Lennon ketika itu memang diintai habis oleh FBI dan CIA.

Kini setelah 41 tahun, Jim, meninggalkan dunia ini, para fans nya tetap memperingati hari kematiannya dengan berkumpul di pemakaman Pere-Lachaise, Paris, tempat jasad nya di semayamkan. Meskipun dirinya telah meninggalkan dunia, seluruh karya, dan juga kharisma dari seorang Jim Morrison, tidak akan pernah mati untuk selamanya.

Apa lagu The Doors yang paling kamu suka…?
Light My Fire…?
Kalau saya The End, simak liriknya Gan…..

The Doors

This is the end
Beautiful friend
This is the end
My only friend, the end

Of our elaborate plans, the end
Of everything that stands, the end
No safety or surprise, the end
I'll never look into your eyes...again

Can you picture what will be
So limitless and free
Desperately in need...of some...stranger's hand
In a...desperate land

Lost in a Roman...wilderness of pain
And all the children are insane
All the children are insane
Waiting for the summer rain, yeah

There's danger on the edge of town
Ride the King's highway, baby
Weird scenes inside the gold mine
Ride the highway west, baby

Ride the snake, ride the snake
To the lake, the ancient lake, baby
The snake is long, seven miles
Ride the snake...he's old, and his skin is cold

The west is the best
The west is the best
Get here, and we'll do the rest

The blue bus is callin' us
The blue bus is callin' us
Driver, where you taken' us

The killer awoke before dawn, he put his boots on
He took a face from the ancient gallery
And he walked on down the hall
He went into the room where his sister lived, and...then he
Paid a visit to his brother, and then he
He walked on down the hall, and
And he came to a door...and he looked inside
Father, yes son, I want to kill you
Mother...I want to...f*** you

C'mon baby, take a chance with us
C'mon baby, take a chance with us
C'mon baby, take a chance with us
And meet me at the back of the blue bus
Doin' a blue rock
On a blue bus
Doin' a blue rock
C'mon, yeah

Kill, kill, kill, kill, kill, kill

This is the end
Beautiful friend
This is the end
My only friend, the end

It hurts to set you free
But you'll never follow me
The end of laughter and soft lies
The end of nights we tried to die

This is the end

comment 0 comments:

Posting Komentar

 
© Dewa Krisna | Design by Blog template in collaboration with Concert Tickets, and Menopause symptoms
Powered by Blogger