Mengatasi Bau Mulut Saat Berpuasa

Selama bulan puasa, tidak hanya tubuh yang terasa lemas akibat berkurangnya asupan makanan. Namun juga metabolisme memungkinkan munculnya gangguan pada pernapasan. Meskipun hal ini sudah dikatakan menjadi hal yang wajar, namun tidak ada salahnya jika kita berusaha untuk menanganinya dengan cara cara yang tidak melanggar aturan. 

Dengan memanfaatkan tanaman yang tidak asing bagi kita, yaitu daun sirih yang biasa digunakan untuk mencuci daerah kewanitaan. Pemerhati herbal mengatakan bahwa dauun sirih memiliki kandungan astiri yang berfungsi membunuh bakteri. Itulah kenapa banyak para nenek nenek terutama didaerah pedesaan yang suka menginang. karena orang yang menginang itu giginya sehat dan terhindar dari bakteri. Selain itu, minyak astiri yang terdapat dalam daun sirih juga mampu menghentikan pendarahan dan mampu menyembuhkan mimisan.

Daun yang berbentuk hati ini juga mampu menguatkan gusi, menjaga kesegaran mulut dan membantu mengurangi gangguan pencernakan. Daun dengan rasa sepat yang merupakan tanaman asli Indonesia ini sudah banyak digunakan sejak jaman dahulu dan dipercaya memiliki aktivitas anti bakteri yang tinggi. Untuk itulah tanaman ini menjadi salah satu tanaman obat alami.

Secara alamiah daun sirih mengandung minyak astiri, seskuiterpen, pati, diatase, gula dan zat zamak. Sementara antibakteri terdapat pada kavikol yang memiliki daya mematikan kuman, antioksidasi dan fungisida atau anti jamur. Tanaman ini juga memiliki sifat mengerutkan luka misalnya untuk sariawan dan gusirobek. Fungsi lain yakni menghentikan pendarahan karena karang gigi atau luka mulut dalam.

Sedang untuk mengatasi bau mulut bisa dilakukan dengan cara yang sangat sederhana, yaitu :
Ambil lima lembar daun sirih lalu rebus dengan air secukupnya. Setelah mendidih dan airnya berwarna kuning, saring dan dinginkan air hasil rebusan tersebut. Gunakan air tersebut untuk berkumur setelah gosok gigi sehabis makan sahur ataupun sebelum tidur. Ini bisa anda lakukan untuk membunuh bakteri yang tak bisa hilang hanya dengan menyikat gigi.


Selain dengan daun sirih, cara tradisional lain untuk mengatasi bau mulut adalah sebagai berikut:

Berkumur dengan air garam
Ambil segelas air dan tambahkan garam secukupnya. Gunakan ini untuk berkumur seperti menggunakan air hasil rebusan daun sirih tadi. Air garam segaligus dapat mengatasi sakit atai luka ditenggorokan. Cara yang sama dapat dilakukan dengan mengganti garam dengan Jeruk Lemon.

Berkumur Air Cengkih
Radang selaput lendir dan tenggorokan adalah pemicu timbulnya bau mulut yang tidak sedap. Kandungan minyak cengkih dipercaya mengurangi peradangan pada selaput lendir mulut dan tenggorokan. Untuk menggunakannya cukup mudah. Ada dua cara yaitu:
  1. ambil 3-5 bunga cengkih, seduh dengan air secukupnya dan diamkan selama 5 menit lalu dinginkan. Gunakan air ini untuk berkumur.
  2. Ambil beberapa butir cengkih kering lalu tumbuk hingga halus. Rendam dalam segelas air hangat dan diamkan selama 30 menit. Gunakan air ini untuk berkumur.  

Gosok Gigi Dengan Backing Soda
Untuk memaksimalkan anda dalam menggosok gigi, taburkan sedikit backing soda kesikat gigi. Tambahkan sedikit air dan gosokkan pada gigi anda. Akiri dengan berkumur dengan air yang bersih. (kenzoo)

comment 0 comments:

Posting Komentar

 
© Dewa Krisna | Design by Blog template in collaboration with Concert Tickets, and Menopause symptoms
Powered by Blogger